Tampilkan postingan dengan label Much Amsori. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Much Amsori. Tampilkan semua postingan

Rabu, 21 Maret 2012

Wanita di Subuah Bus Trans Jakarta


Jakarta 11 Maret 2011

                Panasnya matahari yang bersinar tepat di atas kepala, tiupan angin yang berhembuspun  tak sanggup untuk mengalahkan udara panas yang saya rasakan siang ini . Berbalut jaket hitam Nike saya berdiri di kolidor halte basway, sesekali saya melihat jam jam yang selalu berputar terasa lambat.”satu lewat lima belas menit”, gerutu dalam hati saya”. Padanganku menyapu semua  keadaan kota Pasar Rebo yang padat dengan kendaraan pribadi maupun  umum. Bisa dilihat juga di pinggir-pinggir jalanan berdiri ruko-ruko penjual buah dan para penumpang yang berdri menunggu bus  dengan wajah kegelisahan yang sama saya rasakan.

                Dan pada hari ini aku baru melihat sesuatu yang belum pernah saya lihat sebelumnya. Di suasana  padatnya bus tepat dihadapan saya seorang wanita berjilbab coklat, hidung mancung , bibir yang merah tanpa ada sedikitpun polesan bedak maupun lipstik di wajah dan bibirnya. Dengan sebuah AL-Quran melekat  di kedua tanganya. “masyaallah… cantik banget” itu yang kata keluar  pertama dalam hati saya. Ingin sekali aku bisa  mendengarkan suaranya, akan tetapi karena berbaur dengan bisingnya suara penumpang dan mesin mobil sehingga aku tidak bisa mendengar jelas suara  merdu yang dikeluarkanya. Nah… mulai dari sinilah imajinasiku utuk membuat sebuah tulisan mulai muncul. Ku keluarkan hanpone esia dan akupun mulai mengetik dengan hanpone jadulku.

Sebenernya ingin aku unggah tulisan ini hari itu juga, akan tetepi ini story yang cukup panjang , dan butuh waktu yang tidak sedikit untuk membuat tulisan ini, perlu bebrapa kali  untuk mengedit tulisan tiap paragraf, bahkan menentukan diksi yang tepat.

Diksi inilah yang paling saya anggap paling sulit dalam menulis, kadang kurang pas dan kurang enak dibaca.

Seandinya saja banyak wanita yang seperti itu mungkin aku akan lebih mudah untuk mencari pendamping hidup.

Kembali kecerita—

Rasa ingin mengenal yang mengebu-gebu tapi tidak sebanding dengan mental yang saya miliki sehingga aku hanya bisa menatap wajah yang indah penuh dengan pacaran yang hakiki dan keimanan yang sangat  lua biasa. Sehinnga mampu menyentuh dan meluluh lantakan hati dan pikiranku. Aku dibuat seaakan tidak ada daya, bersimpuh dilutut karna malu dengan diri sendiri yang sangat kotor ini.

Sapai tepat di di halte UKI harus aku keluar dan itupun beratuntukku melupakan semuanya yang ada di hadapan mataku.

Dan itupun masih saya ingat sampai sekarang , saat saya menulis tulisan ini.

Selasa, 20 Maret 2012

Obat Galau Ala GUE….!!


Ini malam terasa nyaman sekali, dengan angin yang sangat kencang samapi menembus ke pori-porik yang paling dalam sampi masuk menusuk ke tulang rusuku.

Hmm,,, tapi ni malam tak senyaman hati yang sedang saya rasakan , kegalauan sedang mengisi relung hatiku dan mendominasi semuanya, sehingga yang aku rasakan adalah kehampaan, bahkan hati dan jiwa saya tidak bisa menjelaskan apa yang aku rasakan saat ini. Sembari  nulis dan tiduran di kolidor depan, mencoba mengungkapkan  perasaan ini kedalam suatu paragraf. bingung apa yang akan saya tulis dan dijadikan topik dalam tulisan ini tapi aku mencoba menulis apa  yang keluar dari dalam hati saya sendiri.

Aku sering merasakan seperti ini , bahkan lebih dari ini pun pernah, jadi  tidak menjadi masalah yang besar untuk saya ,hanya saja saya merasa  tidak nyaman dengan keadaan galau seperti ini ”itu kata anak muda jaman sekarang”  ingin sekali Updete status di facebook,twiter… hah.. “malu dengan temen,” yang pasti akan mengeluarkan komentar yang penuh dengan ledekan dan celaan. Imajinasiku sudah ga sabar untuk saya tahan dan ini harus saya keluarkan, saya takut  jika aku tidak di keluarkan maka akan timbul sebuah penyakit.*catatan*( jangan mengeluarkan sesuatu sembarangan) .

Aku teringat kejadian sebelumnya. Pada saat itu  aku sedang dilanda kegaluan dan   mungkin itu adalah hal terburuk yang pernah saya rasakan. Berawal putusnya tali cinta antara saya dengan gadis bandung,  hampir setiap malam saya merasakan sesuatu yang mengganjal di otak saya. Ketika  itu sembari mendengarkan lagu Dewa 19  yang menalun di sebuah Raadio/Tape ,begini liriknya…

Ini hanya teriakanku…..

Tentang perasaanku padamu

Yang semakin lama semakin menjadi-jadi

Hatiku sudah memilih kamu menjadi

Separuh nafasku

Separuh hidupku,,, bagian hidupku…

                Dengan nada yang mengebu-gebu dari sang vocalis Once.. membuat adrenalin saya makin memuncak, aku ingin mengeluarkan semua yang ada dalam diri saya ,benci dan cinta yang bercampur aduk menjadi satu sehingga saya lupa akan kesadaran, aku pukul tembok yang ada di depan saya dengan sekuat tenaga saya..*braghhh* …uhhh… sakit banget ..tangan lebam/ bengkak dan itu sakit banget. *catatan *( jangan memukul benda keras) pada  saat itu juga  yang akurasakan adalah rasa yang ada ditangan saya. Disitulah saya bisa melupakan dia walau sejenak, tapi setidaknya dengan bertindak konyol seperti itu saya bisa melupakan apa yang saya pikiran walapun degan jarak yanng tidak lama.

Jadi buat kalian yang sedang kritis dalam hal perasaan ,hati ataupun cinta. Anda saya sarankan alihkan rasa sakit anda ke bagian lain anda. Disitu anda akan melupakan masalah anda dengan masalah pengganti yang anda ciptakan .

Selamat mencoba. :)

Bingung dengan Skripsi


                Malam ini saya sedang merasa bingung, knapa? Yach.. mungkin karena saya sekarang sudah kuliah selama dan harus menyusun skripsi di semester delapan ini . Sesuatu puncak klimaks untuk menjadi seorang mahasiswa pastinya , dengan membuat skripsi sebagai  syarat untuk mencapai  gelar  sarjana(S1)

                Banyak yang bilang dari berapa kalangan bahkan yang tidak kuliah seklipun selau berkata seperti ini “Skripsi itu adalah tugas yang paling rumit dan mumet” memeng benar karna sekripsi adalah adalah istilah yang digunakan di Indonesia untuk mengilustrasikan suatu karya tulis ilmiah berupa paparan tulisan hasil penelitian sarjana S1 yang membahas suatu permasalahan/ fenomena dalam bidang ilmu tertentu dengan menggunakan kaidah-kaidah yang berlaku.

Kita juga tahu bahwa tujuan skripsi itu agar mahasiswa mampu menyusun dan menulis suatu karya ilmiah, sesuai dengan bidang ilmunya. Mahasiswa yang mampu menulis skripsi dianggap mampu memadukan pengetahuan dan ketrampilannya dalam memahami, menganalisis, menggambarkan dan menjelaskan masalah yang berhubungan dengan bidang keilmuan yang diambilnya. Nah ..lo..? itu yang aku pikirin setiap malam. Ada beberapa pertanyaan yang timbul dalam benak saya,”apa aku bisa melewti  taraf ini?” sedangkandari  judul  saya masih merasa kurang PD(percaya Diri) untuk diajukan .

                Tapi saya bersyukur dengan sistem yang ada di kampus saya. Sebelum kita membuat skripsi kita sudah mendapat materi Seminar Praskripsi, yang memang seperti skripsi hanya mencapai bab tiga saja , itu perbedaanya. Kampuspun mengijinkan bagi mahasiswa yang ingin memakai judul di Pra Skripsi boleh untuk diajukan dan digunakan sebagai skripsi, dengan alasan agar mahasiswa tidak terlalu dadakan dan terlalu bingung dalam mencari judul skripsi, maka ditekankan dalam mata kuliah seminar Pra Skripsi mahasiswa di kampus saya  harus memilih judul yang belum tercatat oleh pihak/orang lain.

Mungkin berat, untuk semua, karena memang skripsi harus lewat sebuah proses dan prosedur yang berlaku. Dari

·         Pengajuan judul skripsi

·         Pengajuan proposal skripsi

·         Seminar proposal skripsi

·         Penelitian

·          Setelah penulisan dianggap sempurna oleh Pembimbing I dan Pembimbing II, mahasiswa diuji hasil tulisan dari penelitian karya ilmiahnya tersebut.

Huh…

Mumet… tak mungarangi apapun ternyata  tidak segampang yang saya bayangkan.

Tapi saya selalu ingat dengan kata dari orang tua yang dulu” Hidup harus dijalani, bukan untuk dipikirakan” sehingga aku menciptakan sebuah kata-kata ketika aku stres ataupun ruet dan seakan dunia sudah merasa mati, ini kata-kataku ” Tarik napas, buang dan tersenyumlah.” Setelah saya mengucapkan itu ada dorongan/ kekuatan yang membuat saya enjoy.

Apapun nati judul dan hasil skripsi saya yang jelas aku ingin mengeluarkan semua tenaga, otak dan pikiran (tanpa Copy Paste) yang banyak orang lakukan,saya ingin menciptakan skripsi yang orisinil dan berkualitas dengan prosedur yang berlaku.

Buat teman-teman kelas saya jangan menyerah kita pasti bisa. Kita masuk sama-sama dan keinginan sayapun keluar juga harus sama-sama.

I love you friend

Aam Van Yogas


Jumat, 23 Desember 2011

Kegalaun hatiku

Hidup,,..
Mengapa,,,"terlalu singkat untuk kisah cerita antara kau dan aku"

kau pergi tanpa sedikitpun kata untuk untuku
Tapi....
kau akan selalu ku ingat dan ku kenang.

Dan saat kau langkahkan kakimu untuk meninggalkanku
kaupun pergi jauh untuk selamanya
sapai bayanganmupun tak kulihat lagi
karena
kau telah pergi jauh untuk selama-lamanya

ada yang hilang dari hari-hariku
saat kau tak disampingku
saat tak bersamamu

Senin, 05 Desember 2011

Bandung 02 Maret

Ketika angin malam menerpa kita.
sat itu kita sedang duduk berdua. bercanda
bercerita tentang perasaan yang  kita rasakan saat itu

tak ada dusta diantara kita.
tak ada kebohongan diantara kita.
angin malam..tertutup oleh hangatnya cinta yg kita rasakan berdua.

dan di pelukanku yang kerahir kalinya
kau ucapkan kata cinta , putih dan suci,
seperti janji manis yang kau ucapkan.. dan saat itu bila menjelang malam
aku menatap bintang. menghitung yang bertahta di seraut wajahmu.

Namun semuanya menjadi mmpi  buruk bagiku
mebakar ruang batin hidupku
seperti tak ounya perasaan.. Aku terdiam tertegun menatapi pilu
tentang dirimu*kau begitu indah*

Dunia seakan ancur.
Hilang semua semangat hidup Aku merindukanmu saat ini
aku ini terlalu sayang padamu.
Jika memang ini takdirku. bolehkan aku mengharap

sedetik saja ingin ku ungkap kata cinta
inikah kisah dua anak manusia...

yank tak bisa bersama

Kisah Klasik

Saat kau Jabat Tanganku...Mungkin untuk yang terahir kalinya
Kita tertawa,bercanda-ria tentang masa sewaktu itu.
Akupun masih ingat ketika kau peluk tubuhku..
Kaupun mehapus air mata yang menetes dipipiku
Saat itu kita terharu, karna munkin saat itu kita tidak akan bertemu lagi.


Tersenyumlah.. engkau sahabatku..
Karena hari ini yang akan sangat kita rindukan dan dambakan
Dihari tua nanti..
Sebuah kisah klasik untuk masa depan .

Mungkin Jiwaku saat ini haus akan sanjungan kalian semua
Mungkin Hatiku masih ingin bersama kalian :)


Kamis, 24 November 2011

wAT BiNtNg HaTi YaNg DuLu PeRnAh SiNgGaH dI hAtI Q….


wAT BiNtNg HaTi YaNg DuLu PeRnAh SiNgGaH dI hAtI Q….
^^Q bUkAn Na MeNyEsALi….buKaN mErAtApi..BuKaN pUlA mEnGiNgKaRI…..
Q tAu SmUa Ne PaStI tRJdi,,,TaPi HaRuSkAh BeRaKhIr sECePaT iNI????
hArUsKaH bErAkHiR sEpErTi iNi???…jIkA sAyaNg InI MeMaNG tERLaRaNG…DeNGaN hAtI TerLuKa CoBa q PaKsAkAN uNtUk KaTaKaN….
PeRgIlAH…..
pErgIlAh mEnCaRi mAsa DepAn mou….dAn Aq…
AqAkAn TeTaO hiDuP dAlAm MEnGenANG MaSA Lalu SaAT_SaAT InDah BeRSamA Mouuu………………MeT TiNGGal………………
SemoGa SeLAmT sMpai TujuAn
AamVan YogaZ

Sampai Kapanpun


[intro] E

E G#
Semakin ku menyayangimu
A E B
semakin kau menyakiti ku
E G#
Semakin ku mencintaimu
A E
semakin kau menghancurkan ku

G#m C#m
Entah sampai kapan
G#m C#m
kau akan menyadarinya
G#m C#m B
Bahwa hanya diriku
F#m
yang pantas tuk memiliki dirimu
A B A B
yang rela korbankan semuanya untukmu

[chorus]
E G# C#m
Sampai kapanpun kau kan kucintai
B F#m B E B
walau kau tak pernah membalas cintaku padamu
E G# C#m
walau apapun kau kan kusayangi
B F#m G#m A B
setulus hatiku, seumur hidupku kumencintaimu

F#m C#m
Takkan pernah bisa
A E
Melupakanmu walau sekejap saja
F#m C#m
Takkan pernah mampu
A B
Tuk menggantimu dalam sluruh hidupku

[solo] E G# C#m B F#m B E B
E G# C#m B A Am B C#

[chorus - overtone]
F# C# D#m
Sampai kapanpun kau kan kucintai
C# G#m C# F# C#
walau kau tak pernah membalas cintaku padamu
F# A# D#m
walau apapun kau kan kusayangi
C# G#m C# F# C#
setulus hatiku, seumur hidupku woooo..

F# C# D#m
Sampai kapanpun kau kan kucintai
C# G#m C# F# C#
walau kau tak pernah membalas cintaku padamu
F# A# D#m
walau apapun kau kan kusayangi
C# G#m A#m B
setulus hatiku, seumur hidupku
A#m G#m A#m B
setulus hatiku, seumur hidupku
C#
ku mencintaimu

[ending] F# C# D#m C# G#m C# F#

woooo..

Selasa, 15 November 2011

jakarta 16 Nove 2011


MunGkiN akU takkaN perNah bi5a
unTuk ungkaPkan
SeMua rasa ciNta ini
Meski aku sadari.........
Jauh didasar hatiku
Ada gEetaRan rasa yang meMbuAtku ingin selaLu
MeMandangmu......
Jujur saja kuakui... Aku adalah pemujamu
Yang seLaLu berharap tanpa berani berkATa

Terlanjur aku, MeMuja dirimu
Me5ki kau jaUh dari sisilu.....
Ijinkan aku untuk Teru5, dan akan seLALLu
Mencintaimu

BiLa muNgkin aDa waktu Lagi
Untukku dapAtkan cintamU
Aku takkan pernah berhenti
Hin99a tiba mAsa itu


wAT BiNtNg HaTi YaNg DuLu PeRnAh SiNgGaH dI hAtI Q….
wAT BiNtNg HaTi YaNg DuLu PeRnAh SiNgGaH dI hAtI Q….
^^Q bUkAn Na MeNyEsALi….buKaN mErAtApi..BuKaN pUlA mEnGiNgKaRI…..
Q tAu SmUa Ne PaStI tRJdi,,,TaPi HaRuSkAh BeRaKhIr sECePaT iNI????
hArUsKaH bErAkHiR sEpErTi iNi???…jIkA sAyaNg InI MeMaNG tERLaRaNG…DeNGaN hAtI TerLuKa CoBa q PaKsAkAN uNtUk KaTaKaN….
PeRgIlAH…..
pErgIlAh mEnCaRi mAsa DepAn mou….dAn Aq…
AqAkAn TeTaO hiDuP dAlAm MEnGenANG MaSA Lalu SaAT_SaAT InDah BeRSamA Mouuu………………MeT TiNGGal………………
SemoGa SeLAmT sMpai TujuAn
AamVan YogaZ


15112011

Sudah lama ingin ku tuliskan…

Yah…sore itu menjelang magrib…

Didepanku berdiri sekelompok manusia…

Yang dengan semangatnya memberikan persembahan untuk kita…

Senyum lebar ku sunggingkan ketika mereka mengajakku untuk berfoto bersama

Dari belakang aku hanya mampu berdiri terpaku

Entah apa yang ada difikiranku

Aku hanya mampu berdoa Ya Rabb…

Inikah yang kau amanahkan kepada kami?

Betapa berat Ya Allah…menjaga keistiqomahan

Mempertahankan agar mereka terus berjalan dengan jalan ini

Hanya tetesan air mata yang menemaniku di senja itu

Aku tak kuasa menahan beratnya amanah yang Kau titipkan…

Hingga aku berjalan menuju parkiran…yang ada dikepalaku hanyalah titipan yang Engkau berikan…

Titipan yang merupakan amanah besar untuk kami

Ya Rabb…

Berikan tangan-tangan gaib itu kepada kami

Berikan kekuatan kepada kami untuk terus memberikan persembahan terbaik untuk-Mu

Selasa, 08 November 2011

Tugas

TUGAS TEORI SASTRA













Nama                    Much Amsory
Npm                     200821500221




UNIVERSITAS INDRA PRASTA PGRI
PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
TAHUN 2008



PENDAHULUAN
Pengertian
Teori Sastra adalah Teori sastra ialah cabang ilmu sastra yang mempelajari tentang prinsip-prinsip, hukum, kategori, kriteria karya sastra yang membedakannya dengan yang bukan sastra. Secara umum yang dimaksud dengan teori adalah suatu sistem ilmiah atau pengetahuan sistematik yang menerapkan pola pengaturan hubungan antara gejala-gejala yang diamati. Teori berisi konsep/ uraian tentang hukum-hukum umum suatu objek ilmu pengetahuan dari suatu titik pandang tertentu.
·         Suatu teori dapat dideduksi secara logis dan dicek kebenarannya(diverifikasi) atau dibantah kesahihannya pada objek atau gejala-gejala yang diamati tersebut.
Sejarah Teori Sastra
·         Ilmu sastra sudah merupakan ilmu yang cukup tua usianya. Ilmu ini sudah berawal pada abad ke-3 SM, yaitu pada saat Aristoteles ( 384-322 SM) menulis bukunya yang berjudul Poetica yang memuat tentang teori drama tragedi. Istilah poetica sebagai teori ilmu sastra, lambat laun digunakan dengan beberapa istilah lain oleh para teoretikus sastra seperti The Study of Literatur, oleh W.H. Hudson, Theory of Literatur Rene Wellek dan Austin Warren, Literary Scholarship Andre Lafavere, serta Literary Knowledge (ilmu sastra) oleh A. Teeuw.
·         Ilmu sastra meliputi ilmu teori sastra, kritik sastra, dan sejarah sastra. Ketiga disiplin ilmu tersebut saling terkait dalam pengkajian karya sastra. Dalam perkembangan ilmu sastra, pernah timbul teori yang memisahkan antara ketiga disiplin ilmu tersebut. Khususnya bagi sejarah sastra dikatakan bahwa pengkajian sejarah sastra bersifat objektif sedangkan kritik sastra bersifat subjektif. Di samping itu, pengkajian sejarah sastra menggunakan pendekatan kesewaktuan, sejarah sastra hanya dapat didekati dengan penilaian atau kriteria yang pada zaman itu. Bahkan dikatakan tidak terdapat kesinambungan karya sastra suatu periode dengan periode berikutnya karena dia mewakili masa tertentu. Walaupun teori ini mendapat kritikan yang cukup kuat dari teoretikus sejarah sastra, namun pendekatan ini sempat berkembang dari Jerman ke Inggris dan Amerika. Namun demikian, dalam prakteknya, pada waktu seseorang melakukan pengkajian karya sastra, antara ketiga disiplin ilmu tersebut saling terkait.
Tujuan Makalah
·         Dalam kehidupan keseharian pula, pada umumnya orang menyukai sastra. Kata-kata mutiara, ungkapan-ungkapan yang bersifat persuasif yang merupakan salah satu ciri khas keindahan bahasa sastra sering kali digunakan orang dalam situasi berkomunikasi. Kenyataan ini menunjukkan bahwa terdapat kecenderungan orang ke arah bersastra.
·         Untuk memahami dan menikmati karya sastra diperlukan pemahaman tentang teori sastra. Teori sastra menjelaskan kepada kita tentang konsep sastra sebagai salah satu disiplin ilmu humaniora yang akan mengantarkan kita ke arah pemahaman dan penikmatan fenomena yang terkandung di dalamnya. Dengan mempelajari teori sastra, kita akan memahami fenomena kehidupan manusia yang tertuang di dalam teori sastra. Sebaliknya juga, dengan memahami fenomena kehidupan manusia dalam teori sastra kita akan memahami pula teori sastra.
·         Makalah Teori Sastra ini merupakan pengantar bagi Anda dalam mempelajari sastra lebih lanjut, seperti mata kuliah apresiasi dan kajian sastra dengan segala ruang lingkupnya yang akan mengantarkan Anda ke arah pemahaman, penikmatan, dan penghayatan terhadap karya sastra. Melalui makalahl ini, secara umum diharapkan Anda dapat memahami hakikat sastra dengan ruang lingkupnya sebagai bekal Anda dalam mempelajari apresiasi dan kajian sastra. Untuk mencapai tujuan tersebut





PEMBAHASAN
1.       Awal Mula Kesusastraan
2.        Masalah Definisi Sastra
3.       Pengertian dan Ruang Lingkup Teori Sastra
4.       Klasifikasi
Awal Mula Kesusastraan
·         Setiap orang pada setiap zaman dan setiap tempat dapat bersastra secara aktif dan pasif (Mangunwijaya, 1986:3)
·         Seni sebagai media ekspresi pengalaman estetik manusia berhadapan dengan alam sebagai penjelmaan keindahan (Driyarkara, 1980:7)
·         Ekspresi pengalaman keindahan itu menenteramkan dan menggembirakan manusia, karena di dalamnya manusia mengenali hubungan yang akrab dan hangat antara dirinya dengan sumber atau asas segala sesuatu yang menarik, mengikat memikat, dan memanggil manusia kepada-Nya (Mudji Sutrisno, 1993:31)
·         Sastra berkaitan erat dengan spiritual oleh karena itu, pada awal mula, segala sastra adalah religius (Mangunwijaya, 1988:11)

Masalah Definisi Sastra
·         Dalam bahasa-bahasa “Barat”, istilah sastra secara etimologis diturunkan dari bahasa Latin literature (littera = huruf atau karya tulis). Istilah itu dipakai untuk menyebut tatabahasa dan puisi. Istilah Inggris Literature, istilah Jerman Literatur, dan istilah Perancis litterature berarti segala macam pemakaian bahasa dalam bentuk tertulis.
·         Dalam bahasa Indonesia, kata 'sastra' diturunkan dari bahasa Sansekerta (Sas- artinya mengajar, memberi petunjuk atau instruksi, mengarahkan; akhiran -tra biasanya menunjukkan alat atau sarana) yang artinya alat untuk mengajar, buku petunjuk, buku instruksi atau pengajaran. Misalnya: silpasastra (buku petunjuk arsitektur), kamasastra (buku petunjuk mengenai seni cinta
·         Istilah 'sastra' (yang di Eropa baru muncul sekitar abad ke-18 itu) pertama-tama digunakan untuk menyebut pemakaian bahasa dalam bentuk tertulis. Bagaimana dengan 'sastra lisan’ tidak termasuk sastra? Apakah semua bentuk tulisan (kedokteran, arsitektur, agama, filsafat, dan politik) juga dapat disebut sastra?
·         Ada upaya lain telah dilakukan untuk menghindari kerancuan pengertian tentang sastra. Dalam bahasa Perancis, dipergunakanlah istilah belles-lettres (yang berarti: tulisan yang indah dan sopan) sebagai istilah yang khas untuk menyebut karya sastra yang bernilai estetik. Dalam bahasa Indonesia, ada teoretisi yang menyebut awalan su dalam kata susastra yang berarti: baik, indah, perlu dikenakan kepada karya-karya sastra untuk membedakannya dari bentuk pemakaian bahasa lainnya .
·         Persoalannya adalah tidak semua karya sastra (terutama terlihat pada seni-seni modern) menggunakan bahasa yang indah dan berbunga-bunga. Foucault menyebutkan bahwa sastra modern lahir dan bertumbuh di dalam kemapanan bahasa dan kungkungan pola-pola linguistik yang kak

Alasan Mengapa Definisi Sastra Tidak Memuaskan
·         Orang ingin mendefinisikan terlalu banyak sekaligus, tanpa membedakan definisi deskriptif (yang menerangkan apakah sastra itu) dari definisi evaluatif (yang menilai sesuatu teks termasuk sastra atau tidak);
·         Sering orang ingin mencari sebuah definisi ontologis yang normatif mengenai sastra (yakni definisi yang mengungkapkan hakikat sebuah karya sastra). Definisi semacam ini cenderung mengabaikan fakta bahwa karya tertentu bagi sebagian orang merupakan sastra tetapi bagi orang lain bukan sastra;
·         Orang cenderung mendefinisikan sastra menurut standar sastra Barat; dan
Definisi yang cukup memuaskan hanya berkaitan dengan jenis sastra tertentu (misalnya puisi) tetapi tidak relevan diterapkan pada sastra pada umumnya (Luxemburg, 1986:3-13)
Menurut Rene  dan Austin Warren
Sastra adalah suatu kegiatan kreatif, sederetan karya seni. Sedangkan teori sastra, kritik sastra dan sejarah sastra merupakan cabang ilmu sastra. Teori sastra adalah studi prinsip, kategori, dan kriteria yang dapat diacu dan dijadikan titik tolak dalam telaah di bidang sastra. Sedangkan studi terhadap karya-karya konkret disebut kritik sastra dan sejarah sastra. Ketiga bidang ilmu ini saling memengaruhi dan berkaitan secara erat. "Tidak mungkin kita menyusun: teori sastra tanpa kritik sastra dan teori sastra; kritik sastra tanpa teori sastra dan sejarah sastra" (Wellek & Warren, 1993:39).
Dan Jan van Luxemburg, Mieke Bal, dan Willem G. Weststeijn
Ilmu Sastra adalah ilmu yang mempelajari teks-teks sastra secara sistematis sesuai dengan fungsinya di dalam masyarakat. Tugas ilmu sastra adalah meneliti dan merumuskan sastra (sifat-sifat atau ciri-ciri khas kesastraan dan fungsi sastra dalam masyarakat) secara umum dan sistematis. Teori Sastra merumuskan kaidah-kaidah dan konvensi-konvensi kesusastraan umum. Kegunaan Ilmu Sastra adalah membantu kita untuk mengerti teks itu secara lebih baik sehingga kita lebih tertarik untuk membaca karya-karya sastra.
Andre Lefevere
·         sastra adalah pengetahuan kemanusiaan (existential knowledge) yang sejajar dengan bentuk hidup itu sendiri. Dengan demikian, pertanyaan-pertanyaan terhadap sastra hanya akan terkesan absurd. Sama halnya misalnya dengan pertanyaan mengenai hidup, cinta, kematian, kerinduan. Aspek-aspek ini merupakan hal yang transendental dan sangat sukar diformalkan dalam logika ilmiah dengan bahasa apa pun. Sastra memiliki tempatnya sendiri dalam lingkup yang tidak ilmiah (non-scientific)
·         istilah yang digunakan Literary Knowledge (Pengetahuan Kesusastraan) untuk menghindari kesan scientific Teori Sastra yang menurutnya terlalu berbau akademis
Klasifikasi Teori Sastra
Tanaka
·         mikro
·         makro
Wellek
·         Intrinsik
·         bEkstrinsik
Abrams
·         Objektif
·         Ekspresif
·         Mimetik
·         Pragmatik

Klasifikasi
·         Abrams













·        Pendekatan objektif (yang terutama memperhatikan aspek karya sastra itu sendiri);
·         Pendekatan ekspresif (yang menitikberatkan aspek pengarang atau pencipta karya sastra);
·         Pendekatan mimetik (yang mengutamakan aspek semesta); dan
·         Pendekatan pragmatik (yakni pendekatan yang mengutamakan aspek pembaca)
Teori-Teori Objektif                                                        
1. Strukturalisme
* Struktural Formalis
* Struktural Genetik
*  Struktural Dinamik
2. Semiotik Sastra
3. New Criticism
4. Deconstruksi dan Post-Strukralisme
1. Struktural Formalis
Istilah Formalisme (dari kata Latin forma yang berarti bentuk, wujud) berarti cara pendekatan dalam ilmu dan kritik sastra yang mengesampingkan data biografis, psikologis, ideologis, sosiologis dan mengarahkan perhatian pada bentuk karya sastra itu sendiri. Para Formalis meletakkan perhatiannya pada ciri khas yang membedakan sastra dari ungkapan bahasa lainnya. Istilah Strukturalisme acap kali digunakan pula untuk menyebut model pendekatan ini karena mereka memandang karya sastra sebagai suatu keseluruhan struktur yang utuh dan otonom berdasarkan paradigma struktur kebahasaannya
Pelopor Struktural Formalis
·         Kaum Formalis Rusia tahun 1915-1930 dengan tokoh-tokohnya seperti Roman Jakobson, Rene Wellek, Sjklovsky, Eichenhaum, dan Tynjanov
·         Rene Wellek dan Roman Jakobson beremigrasi ke Amerika Serikat
·         Sumbangan penting kaum formalis bagi ilmu sastra adalah secara prinsip mereka mengarahkan perhatian kita kepada unsur-unsur kesastraan dan fungsi puitik. Sampai sekarang masih banyak dipergunakan istilah teori sastra dan analisis sastra yang berasal dari kaum Formalis
Prinsip Dasar Struktural Formalis
·         Karya sastra merupakan sesuatu yang otonom atau berdiri sendiri
·         Karya sastra merupakan sebuah struktur yang terdiri dari unsur-unsur pembangun karya sastra
·         Makna sebuah karya sastra hanya dapat diungkapkan atas jalinan atau keterpaduan antar unsur.
2. Struktural Genetik
·         Muncul sebagai wujud ketidakpuasan terhadap teori struktural yang melihat karya sastra sebagai sesuatu yang otonom
·         Pendirinya adalah Taine dan dikembangkan oleh Lucian Goldman di Paris
·         Prinsip Dasarnya: Karya sastra tidak sekedar fakta imajinatif dan pribadi, melainkan juga sebagai cerminan atau rekaman budaya, suatu perwujudan pikiran tertentu pada saat karya diciptakan
Struktur Dinamik
·         Merupakan jembatan penghubung antara teori struktural formalis dan teori semiotik
·         Hampir sama dengan struktural genetik (mengaitkan dengan asal-usul teks) tetapi penekanannya berbeda, Struktural Dinamik menekankan pada struktur, tanda, dan realitas
·         Tokoh-tokohnya : Julia Cristeva dan Roland Bartes (Strukturalisme Prancis)
Deconstruksi dan Post-Strukralisme
"Dekonstruksi" adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menyebut cara membaca sebuah teks (sastra maupun filsafat) yang berdasarkan pada pola pandangan filsafat Jacques Derrida. Derrida sendiri dipengaruhi pandanganl fenomenologi (Heidegger) dan skeptisisme (Nietzche). Pandangan ini menentang klaim strukturalisme yang menganggap sebuah teks mengandung makna yang sah dalam struktur yang utuh di dalam sistem bahasa tertentu. Dekonstruksi disebut juga sebagai Poststructuralism (Pascastrukturalisme) karena membangun teorinya atas dasar konsep-konsep strukturalisme-semiotik Ferdinand de Saussure.
Aliran ini mula-mula dikembangkan di Perancis oleh kelompok penulis Tel Quel dengan tokoh perintis antara lain Jacques Derrida dan Julia Kristeva
TEORI-TEORI MIMETIK
·         memengaruhi teori-teori mengenai seni dan sasPengertian mimesis (Yunani: perwujudan atau peniruan) pertama kali dipergunakan dalam teori-teori tentang seni seperti dikemukakan Plato (428-348) dan Aristoteles (384-322), dan dari abad ke abad sangat tra di Eropa (Van Luxemburg, 1986:15).
SOSIOLOGI SASTRA
·         Konsep sosiologi sastra didasarkan pada dalil bahwa karya sastra ditulis oleh seorang pengarang, dan pengarang merupakan a salient being, makhluk yang mengalami sensasi-sensasi dalam kehidupan empirik masyarakatnya. Dengan demikian, sastra juga dibentuk oleh masyarakatnya, sastra berada dalam jaringan sistem dan nilai dalam masyarakatnya. Dari kesadaran ini muncul pemahaman bahwa sastra memiliki keterkaitan timbal-balik dalam derajat tertentu dengan masyarakatnya; dan sosiologi sastra berupaya meneliti pertautan antara sastra dengan kenyataan masyarakat dalam berbagai dimensinya (Soemanto, 1993). Konsep dasar sosiologi sastra sebenarnya sudah dikembangkan oleh Plato dan Aristoteles yang mengajukan istilah 'mimesis', yang menyinggung hubungan antara sastra dan masyarakat sebagai 'cermin'.
Teori Sastra Marxis
·         Teori ini berakar pada doktrin Manifesto Komunis (1848) yang diberikan oleh Karl Marx dan Friedrich Engels, khusunya terhadap pernyataan bahwa perkembangan evolusi historis manusia dan institusi-institusinya ditentukan oleh perubahan mendasar dalam produksi ekonomi. Peruhanan itu mengakibatkan perombakan dalam struktur kelas-kelas ekonomi, yang dalam setiap jaman selalu bersaing demi kedudukan sosial ekonomi dan status politik. Kehidupan agama, intelektual, dan kebudayaan setiap jaman -termasuk seni dan kesusastraan - merupakan 'ideologi-ideologi' dan 'suprastruktur-suprastruktur' yang berkaitan secara dialektikal, dan dibentuk atau merupakan akibat dari struktur dan perjuangan kelas dalam jamannya (Abrams, 1981:178).
George Lukacs: Sastra Sebagai Cermin
Sebuah novel tidak hanya mencerminkan 'realitas' tetapi lebih dari itu memberikan kepada kita "sebuah refleksi realitas yang lebih besar, lebih lengkap, lebih hidup, dan lebih dinamik" yang mungkin melampaui pemahaman umum. Sebuah karya sastra tidak hanya mencerminkan fenomena idividual secara tertutup melainkan lebih merupakan sebuah 'proses yang hidup'. Sastra tidak mencerminkan realitas sebagai semacam fotografi, melainkan lebih sebagai suatu bentuk khusus yang mencerminkan realitas. Dengan demikian, sastra dapat mencerminkan realitas secara jujur dan objektif dan dapat juga mencerminkan kesan realitas subjektif  
Teori Neomarxisme
·         Berdasarkan metode berpikir dialektis tersebut, Fredric Jameson mengungkapkan bahwa hakikat suatu karya sastra dapat diketahui dari penelitian tentang latar belakang historisnya. Kita tidak hanya sekedar ingin menangkap nilai-nilai yang sempit pada permukaan (seperti dilakukan kaum New Criticism), melainkan harus dapat menemukan hubungan orisinal antara Subjek dan Objek sesuai dengan kedudukannya (Culler, 1981:12-13). Jadi hasil kritik dialektikal itu bukan hanya sekedar suatu interpretasi sastra, melainkan juga sejarah model interpretasi dan kebutuhan akan suatu model interpretasi yang khusus.


KESIMPULAN
·         Tumbuhnya teori-teori resepsi sastra dipacu juga oleh alam pemikiran filsafat (Fenomenologi) yang berkembang pada masa itu. Pergeseran orientasi kritik sastra, dari pengarang kepada teks, dan dari teks kepada pembaca diilhami oleh pandangan bahwa teks-teks sastra merupakan salah satu gejala yang hanya menjadi aktual jika sudah dibaca dan ditanggapi pembacanya. Teks hanya sebuah pralogik dan logika yang sesungguhnya justru ada pada benak pembacanya.
·         Melalui ketujuh tesisnya, Jauss meletakkan dasar-dasar resepsi sastra dalam kaitannya dengan sejarah estetika penerimaan. Teori resepsi ini pun segera mendapat perhatian berbagai ahli ilmu sastra. Iser mengkhususkan dirinya pada penerimaan dan pencerapan karya sastra oleh pembaca implisit. Culler beranggapan bahwa pemahaman karya sastra sangat ditentukan oleh kompetensi sastra, yakni kemampuan pembaca mewujudkan konvensi-konvensi sastra dalam suatu jenis sastra tertentu.
·         Tumbuhnya teori-teori resepsi sastra dipacu juga oleh alam pemikiran filsafat (Fenomenologi) yang berkembang pada masa itu. Pergeseran orientasi kritik sastra, dari pengarang kepada teks, dan dari teks kepada pembaca diilhami oleh pandangan bahwa teks-teks sastra merupakan salah satu gejala yang hanya menjadi aktual jika sudah dibaca dan ditanggapi pembacanya. Teks hanya sebuah pralogik dan logika yang sesungguhnya justru ada pada benak pembacanya.
·         Melalui ketujuh tesisnya, Jauss meletakkan dasar-dasar resepsi sastra dalam kaitannya dengan sejarah estetika penerimaan. Teori resepsi ini pun segera mendapat perhatian berbagai ahli ilmu sastra. Iser mengkhususkan dirinya pada penerimaan dan pencerapan karya sastra oleh pembaca implisit. Culler beranggapan bahwa pemahaman karya sastra sangat ditentukan oleh kompetensi sastra, yakni kemampuan pembaca mewujudkan konvensi-konvensi sastra dalam suatu jenis sastra tertentu.

Minggu, 06 November 2011

SELAMAT HARI RAYA IDUL ADHA 1432 Hijriyah

Disini aku berdiri
penuh kesadaran diri
atas banyaknya duri
tertancap melukai hati

Dengan penuh kerendahan hati
ku mengemis kebaikanmu
mengharap kerelaanmu
membuka gerbang hatimu

Bila kenyataan
dan bukan ketakutan
yang menggerakkan kita pertanda
keihlasan telah menyertai jiwa.

SELAMAT HARI RAYA IDUL ADHA 1432 Hijriyah



Semoga kejernihan jiwa
membawa berkah di hari nan suci.....amien

~Aam Van Yogas~

Puisi Kesedihan

SISA WAKTUKU
Oleh Aam Van Yogas

berlalu waktu ...
iringi masa ,prjalanan ini ...
ukiran demi ukiran mengutas setiap keadaan..
cermin kian mengusam ...
solah debu telah menelan ...
arah pun tak berpijak ...
angan lepas tak terarah ...
buih buih waktu saat merindu ..
menjadi bayang bayang dari rasa kelu ...
ini sisa dari masa yang dulu ...
berkarat disetiap nadi ku ..
aku pun mati karena rindu ...
rindu yang menemani sisa waktu..
di mana rindu akan berlabuh ..
sedang aku masih lusuh..
masih tak bisa menyentuh ..

Dalam perjalanan waktu
Aku terus melangkah
Meski harus melewati
Jalan yang gersang

Langkahku kiang lama
Semakin gontai dan tak beratur,
Membuat batin ini
Makin terkikis

Harapan demi harapan mengendap
Harapan demi harapan mengendap
Terselubung di balik awan hitam
Dan hanya waktu
Yang dapat menjawab semuanya


Sampel Tugas Kuliah

Sampel adalah sebagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi. Ronald (1995) mendefinisikan sampel adalah suatu himpunan bagian dari populasi. Apabila populasi besar dan peneliti tidak mungkin mempelajari semua yang ada pada populasi, maka dapat menggunakan sampel yang diambil dari populasi. Beberapa teknik sampling ditunjukkan pada gambar:
  1. Probability Sampling
Non-probability sampling merupakan teknik penarikan sampel yang memberi peluang /kesempatan yang sama bagi setiap unsur atau anggota populasi untuk terpilih menjadi sampel. Teknik sampling ini meliputi:
    1. Simple Random Sampling
Untuk menghilangkan kemungkinan bias, kita perlu mengambil sampel random sederhana atau sampel acak. Pengambilan sampel dari semua anggota populasi dilakukan secara acak tanpa memperhatikan strata yang ada dalam anggota poipulasi. Hal ini dapat dilakukan apabila anggota poipulasi dianggap homogen. Teknik sampling ini seperti pada gambar berikut:
    1. Proportinate Stratified Random Sampling
Teknik ini digunakan apabila populasi mempunyai anggota/karakteristik yang tidak homogen dan berstrata secara proportional. Sebagai contoh suatu organisasi mempunyai personil yang terdiri dari latar belakang pendidikan yang berbeda yaitu: SLTP, SLTA, S1, dan S2 dengan jumlah setiap kelas pendidikan juga berbeda. Jumlah anggota populasi untuk setiap strata pendidikan tidak sama atau bervariasi. Jumlah sampel yang harus diambil harus meliputi strata pendidikan yang ada yang diambil secara proporsional.
    1. Disproportionate Random Sampling
Teknik ini digunakan untuk menentukan jumlah sampel, bila populasi berstrata tetatpi kurang proporsional. Sebagai contoh sebuah perusahaan mempunyai personil sebagai berikut: 3 orang S3, 5 orang S2, 100 orang S1, 800 orang SLTA, dan 700 orang SLTP. Dalam penarikan sampel maka personil yang berijazah S2 dan S3 semuanya diambil sebagai sampel, karena kedua kelompok tersebut jumlahnya terlalu kecil jika dibandingkah dengan kelompok lainnya.
    1. Cluster Sampling (sampling daerah)
Teknik sampling daerah (cluster sampling) digunakan untuk menentukan sampel bila obyek yang akan diteliti atau sumber data sangat luas, misalnya penduduk suatu negara, propinsi atau kabupaten. Untuk menentukan penduduk mana yang akan dijadikan sumber data, maka pengambilan sampelnya berdasarkan daerah dari populasi yang telah ditetapkan.
Sebagai contoh Indonesia terdiri dari 30 propinsi, sampel yang akan diambil sebanyak 5 propinsi, maka pengambilan 5 propisnsi dari 30 propinsi dilakukan secara random. Suatu hal yang perlu diingat adalah bahwa karena propinsi yang ada di Indonesia juga berstrata, maka pengambilan sampel untuk 5 propinsi juga dilakuykan dengan menggunakan teknik stratified random sampling. Teknik cluster sampling dilakukan dalam dua tahap yaitu: (1) menentukan sampel daerah, dan (2) menentukan orang-orang yang ada pada daerah dengan cara sampling juga.. teknik ini digambarkan seperti pada gambar berikut:
  1. Non-probability Sampling
Non-probability sampling merupakan teknik penarikan sampel yang memberi peluang /kesempatan yang sama bagi setiap unsur atau anggota populasi untuk terpilih menjadi sampel. Teknik sampling ini meliputi:
    1. Sampling Sistematis
Teknik sampling ini merupakan teknik penarikan sampel dengan cara penentuan sampel berdasarkan urutan dari anggota populasi yang telah diberi nomor urut. Sebagai contoh jumlah anggota populasi sebanyak 200 orang. Anggota populasi diberi nomor urut dari no 1 sampai nomor 200. Selanjutnya pengambilan sampel dilakukan dengan memilih nomor urut ganjil, atau genap saja, atau kelipatan dari bilangan tertentu, seperti bilangan 5 dan lainnya.
    1. Sampling Kuota
Sampling kuota adalah teknik penarikan sampling dari populasi yang mempunyai ciri-ciri tertentu sampai pada jumlah (quota) yang diinginkan. Sebagai contoh akan melakukan penelitian terhadap pegawai golongan II pada suatu instansi, dan penelitian dilakukan secara kelompok. Jumlah sampel ditetapkan 100 orang sementara penelitian sebanyak 5 orang, maka setiap anggota peneliti dapat memilih sampel secara bebas dengan karakteristik yang telah ditentukan (golongan II) sebanyak 20 orang.
    1. Sampling Aksidental
Sampling aksidental adalah teknik penentuan sampel, berdasarkan kebetulan, yaitu siapa saja yang secara kebetulan bertemu dengan peneliti dapat digunakan sebagai sampel, bila orang yang ditemukan pada waktu menentukan sampel cocok dengan yang diperlukan sebagai sumber data.
    1. Purposive Sampling
Purposive sampling, adalah teknik penarikan sampel yang dilakukan untuk tujuan tertentu saja. Misalnya akan melakukan penelitian tentang disiplin pegawai, maka sampel yang dipilih adalah orang yang ahli dalam bidang kepegawaian saja.
    1. Sampling Jenuh
Sampling jenuh adalah teknik penarikan sampel apabila semua anggota populasi digunakan sebagai sampel. Hal ini sering dilakukan bila jumlah npopuloasi relatif kecil, kurang dari 30 orang. Istilah lain dari sampling jenuh ini adalah sensus, dimana semua anggota populasi dijadikan sampel.
    1. Snowball Sampling
Snowball sampling adalah teknik penarikan sampel yang mula-mula dilakukan dalam jumlah kecil (informan kunci) kemudian sampal yang terpilih pertama disuruh memilih sampel berikutnya, yang akhirnya jumlah sampel akan bertambah banyak seperti bola salju yang bergelinding makin lama makin besar.
    1. Sampling Seadanya
Merupakan pengambilan sampel sebagian dari populasi berdasarkan seadanya data atau kemudahannya mendapatkan data tanpa perhitungan apapun mengenai derajat kerepresesntatipannya. Dalam pembuatan kesimpulan masih sangat kasar dan bersifat sementara.
    1. Sampling Purposif (sampling pertimbangan)
Sampling purposif dikenal juga dengan sampling pertimbangan, terjadi apabila pengambilan sampel dilakukan berdasarkan pertimbangan perorangan atau pertimbangan peneliti. Sampling purposif akan baik hasilnya di tangan seorang akhli yang mengenal populasi. Cara penarikan sampel ini sangat cocok digunakan untuk studi kasus.
  1. Menentukan Jumlah Sampel
Untuk dapat menentukan dengan tepat banyaknya jumlah subyek penelitian yang harus diambil, paneliti harus mengetahui terlebih dahulu apa yang menjadi unit analisis dari penelitian. Unit analisis atau satuan subyek yang dianalisis sangat tergantung pada siapa yang diteliti. Apabila penelitian tentang siswa maka sebagai unit analisis adalah siswa.
Besarnya jumlah sampel sering dinyatakan dengan ukuran sampel. Jumlah sampel yang meakili 1oo% populasi adalah sama dengan jumlah populasi. Makin besar jumlah sampel mendekati jumlah populasi maka peluang kesalahan dalam melakukan generalisasi akan semakin kecil, dan sebaliknya makin kecil jumlah sampel penelitian maka diduga akan semakin besar kemungkinan kesalahan dalam melakukan generalisasi.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menentukan besarnya sampel adalah sebagai berikut: a) Unit analisis, b) Pendekatan atau model penelitian, c) Banyaknya karakteristik khusus yang ada pada populasi, dan d) Keterbatasan Penelitian.
Untuk jumlah subyek dalam populasi sebanyak 100 sampai 150 subyek, maka jumlah sampel yang diambil sebanyak lebih kurang 25-30%. Besarnya sampel juga diambil dengan menggunakan rumus Cohran sebagai berikut:
  1. Menentukan Anggota Sampel
Secara umum terdapat dua teknik sampling, yaitu: (1) teknik probaility, dan (2) teknik non-probability. Teknik sampling probability adalah teknik yang memberi peluang yang sama kepada seluruh anggota populasi untuk dipilih menjadi anggota sampel. Pengambilan sampel secara acak/random dapat dilakukan engan bilangan random, komputer, maupun dengan undian. Apabila pengambilan sampel dilakukan dengan undian maka setiap anggota populasi diberi nomor sesuai dengan jumlah populasi. Penarikan sampel dengan cara mencabut satu demi satu nomor yang ada pada kotak undian sampai mencapai jumlah sampel yang telah ditetapkan dengan rumus cohran atau dengan persentase.