Selasa, 01 November 2011

Blog dan Hobi

browse.deviantart.com
aam van yogas
Oleh : Aam Yogas

Bulan sudah memasuki bagian kedua pada tahun ini, entah apa alasannya namun nampaknya baru sekarang saya mendapati kesempatan membuat tulisan baru di rumah maya saya ini. Satu hal yang bisa saya ambil sebagai pelajaran dari “tak terurusnya” blog ini adalah tentang sebuah arti dari konsistensi.
Dahulu, dan mungkin pernah saya katakan pada tulisan saya yang lain di blog ini, saya pernah berniat untuk paling tidak dalam seminggu saya harus menuliskan sebuah tulisan untuk dipublish di sini. Mungkin terdengar terlalu naif jika dilihat sekarang, dan tak akan saya pungkiri bahwa untuk hal kecil seperti ini rasanya apa yang terjadi cukup jauh dari kata konsisten.
Teringat perkataan murabbi saya yang intinya menyampaikan bahwa proses pemelajaran yang terbaik adalah ketika kita mengajarkan ilmu yang kita pelajari kepada orang lain. Perkataan tersebut memang benar adanya karena saya sendiri sering mengalaminya termasuk dalam hal konsistensi blogging.
Pernah saya dapatkan sebuah email masuk dari salah seorang adik kelas saya yang meminta saran tentang bagaimana caranya untuk membuat tulisan yang baik. Sejujurnya saya tak menyangka bisa mendapatkan permintaan seperti itu, karena saya sendiri belum merasa layak disebut sebagai penulis yang baik. Saat itu saya membalas emailnya dengan jawaban yang pernah saya dapatkan dari orang lain untuk diri saya sendiri. Namun, pada saat itulah saya seolah diingatkan kembali untuk menjaga konsistensi saya dalam menuangkan tulisan di sini. Ketika saya ditanya, maka saya akan mencari jawaban yang terbaik, dan saat saya menemukan jawaban untuk pertanyaan itulah saya diingatkan kembali kepada apa-apa yang sebenarnya telah saya ketahui namun belum diterapkan dengan baik.
Hal lain yang pernah saya alami adalah ketika saya diminta menjadi pengisi acara dalam rangkaian kegiatan “Studi Islam Awal Kuliah” (SIWAK) yang diadakan FUKI. Tema acara yang harus saya isi adalah tentang Blog. Bagian paling mengesankan adalah ketika saya menyusun slide yang akan saya presentasikan. Saat itu yang saya lakukan adalah mencari isi materi dari berbagai macam buku, situs atau blog, dan berdasarkan pengalaman saya. Hal seperti itu lah yang membuat saya seolah kembali belajar dan sekaligus diingatkan tentang ilmu yang sebenarnya sudah saya dapatkan. Memang pada akhirnya saya tidak jadi menjadi pengisi materi karena ada urusan mendadak sehingga berhalangan hadir dan meminta salah seorang teman untuk menggantikan saya sekaligus mengirimkan slide yang saya buat, namun hampir bisa dipastikan saya tidak akan belajar banyak jika saya tidak diminta untuk mengisi acara tersebut.
Masih banyak yang telah saya alami disamping yang sudah saya sebutkan sebelumnya, namun pada intinya saya ingin menyampaikan bahwa dahulu saya menjaga konsistensi saya dalam membuat tulisan dengan mengajak orang sekitar untuk melakukan hal serupa. Dan hal tersebut akan saya lakukan kembali untuk tujuan yang sama. Jadi kembali ke perkataan awal “Pemelajaran yang terbaik adalah dengan mengajarkan orang lain ilmu yang telah kita dapatkan”.
Mungkin hanya itu yang ingin saya sampaikan di sini, anggaplah ini sebagai tulisan awal yang menunjukkan bahwa saya masih menikmati dunia tulis-menulis dan blog.

Rumus Bahasa Gaul Anak Jogja

Tau gak artinya yang diatas? pasti gak tau ya
artinya "Piye kabare mas" atau dalam bahasa indonesia "bagaimana kabarnya mas?" itu salah satu contoh bahasa yang digunakan sebagian anak muda di jogja. Bahasanya aneh ya,bahasa kayak gitu kok di pake. saya menyebutnya bahasa rahasia, "kok bahasa rahasia?" ya iyalah, kan pada gak tau artinya, makanya rahasia,. namanya juga orang jogja, Kota Seniman bahasanya juga ikut seni biarpun bahasanya kelihatan aneh tapi asik lho klo digunakan, Soalnya orang lain pada gak tau, jadi mau ngobrol hal penting atau yang  bersifat rahasia orang lain gak bakalan tau.
Pada kesempatan kali ini saya akan share tentang rumus bahasa gaul anak jogja untuk anda (duh bahasanya kayak mau seminar)
oke, langsung aja sekarang waktunya memberikan rumusnya, perhatikan dengan baik biar nanti bisa langsung praktek.
Bahasa ini berpondasi dari huruf jawa HONOCOROKO,

Rumus Bahasa Gaul Anak Jogja

Dari huruf honocoroco diatas kita bisa menggunakan bahasa gaul anak jogja atau bahasa rahasia.

Rumusnya adalah 1-3, 2-4, 3-1, 4-2 (angka 1234 adalah baris dari huruf honocoroko)

RUMUS (1-3) dan RUMUS (3-1)
Baris 1 (pertama)  : HA NA CA RA KA
Baris ke 3 (tiga)    : PA DHA JA YA NYA

RUMUS (2-4) dan RUMUS (4-2)
Baris Ke 2 (dua)     : DA TA SA WA LA
Baris Ke 4 (empat) : MA GA BA THA NGA

Saya ambil beberapa contoh:

Bapak = Sahan
saya jabarkan per hurufnya biar mudah dipahami : 

BAPAK= BA - PA - K setelah itu cari di huruf honocoroko, 
BA (Baris ke 4) berarti pasangannya SA ( baris ke 2) 
PA (baris ke 3) berarti pasanganya HA (baris 1)
K (Baris ke 1) berarti pasangnnya NYA (Baris ke 3)

Sekarang tinggal kita gabungkan "SAHANYA" karena K adalah huruf mati jadi "NYA" di ambil "N" saja sehingga hasil akhirnya menjadi "SAHAN"

Contoh yang lain:
Ibu = pisu
Dab = mas
Aku = panyu
Susu = bubu
Kopi = nyohi

Gimana, sudah tahu kan sekarang,  selamat mencoba bahasa gaul anak jogja.
Semoga Bermanfaat. salam blogger jogja berhati nyaman.

Cinta butuh pengorbanan

Teman,ini satu cerita yang bisa bahan renungan. Apa yang anda tangkap merupakan cerminan apa yang anda mengerti tentang cinta, setiap orang bisa berbeda pendapat dalam menyikapi cerita ini. Selamat membaca :
Seorang napi baru kabur dari penjara setelah dipenjara 15 tahun. Dalam perjalanan kabur, dia menemui sebuah rumah dan mendobrak masuk ke dalamnya untuk mencari uang dan senjata. Tetapi yang ditemukan hanya sepasang suami istri muda yang sedang tidur di atas ranjang.

Napi itu memerintahkan yg laki2 turun dari ranjang dan mengikatnya dikursi. Kemudian sambil mengikat yg perempuan ke ranjang, napi itu mencium lehernya, lalu bergegas ke kamar mandi.
Sementara si napi berada di kamar mandi, sang suami berbisik ke istrinya: “Ma, org ini napi yg kabur dr penjara. Lihat saja baju yg dipakai, dia mungkin sudah lama dipenjara dan belom pernah melihat wanita dalam waktu lama.
 Aku lihat bagaimana tadi dia mencium lehermu. Jika dia ingin berhubungan seks denganmu, jgn tolak, jgn mengeluh, lakukan sesuai keinginan dia, berikan kepuasan. Orang ini berbahaya, jika marah, dia bisa membunuh kita. Jadi bertahanlah sayang.. Aku mencintaimu..”
Balas sang istri, “Dia tidak mencium leherku. Tapi dia berbisik ke telingaku. Dia bilang dia homo dan menurutnya kamu seksi sekali dan bertanya apakah kita punya krim di kamar mandi. Jgn tolak, jgn mengeluh, lakukan sesuai keinginan dia, berikan kepuasan Bertahanlah sayang. Aku mencintaimu juga !…”